Dari kecil saya hobi memakai hiasan tangan alias gelang. Entah sampai beberapa puluh (mungkin ratusan kurus) kalau dikumpul-kumpulin dari jaman jebot. Mau gelang yang oke punya sampai gelang buatan sendiri yang dirajut dari benang-benang untuk bahan tas buatan mama, ada. Kadang kalo lagi kumat, dipakai sampai berapa tumpuk dan membuat orang rumah geleng-geleng kepala. Apalagi pas jaman-jaman kuliah booming Avril Lavigne, segera deh gelang-gelang karet hitam merajai pergelangan tangan mengalahkan gelang manik-manik. Tapi semenjak kerja, khilaf sama gelang karet hitam itu dan berganti ke gelang batu impor langsung dari Martapura yang harganya limiyin mihil o.O. Dan parahnya, itu gelang-gelang sukses bersembunyi dengan rapi dipojokan lemari tanpa terkutak-atik sampai saya memutuskan membuka kembali kotak pandora itu sekarang, hahahaha..
Ternyata dulu saya khilafnya parah banget yakk..




No comments:
Post a Comment