Udah makan beberapa suap, kelupaan di foto, jadilah penampakannya berantakan seperti ini. Saya suka sekali bubur ayam, mau yang kering atau dengan kuah, sama sukanya, dan tentunya TIDAK DIADUK :D
Bubur ayam ini dijual oleh abang-abang yang lewat dengan sepeda motornya, dan langganan keluarga suami, jadi tak perlu diragukan lagi bagaimana rasanya. Kadang kalau lagi kalap, 1,5 porsi bisa habis, hihihi. Buburnya yang sudah berasa gurih, serta campuran kumplit suwiran ayam, kacang tolo, cakwe, daun bawang seledri, sambal yang banyak serta kerupuk menjadikan makanan ini menu wajib di akhir pekan serta saat-saat sakit =D.
Dan yapppp...mari makaaaan ^^.




No comments:
Post a Comment