Bisa dibilang, perjalanan ini merupakan salah tiga resolusi 2010 (ya...empat tahun yang lalu, tidak terasa) yang berhasil dilakukan (dan hanya tiga dari sepuluh, hiks). Naik gunung, menjejakkan kaki ke Senggigi, dan kabur ke Gili Trawangan. Modalnya, tekad kuat mo nge-bolang, gitu kata salah satu tim Rinjani. Padahal di dunia pendakian, saya merupakan satu-satunya anggota yang belum pernah sekalipun menjejakkan kaki ke salah satu puncak gunung di Indonesia ini, sedangkan yang lainnya, hhmm..jangan ditanya, jam terbangnya cukup tinggi. Dan alhamdulillah, dengan latihan jalan pagi selama dua minggu sebelum hari H, akhirnya tenaga ini cukup untuk mendaki gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia ini.
Thursday, December 11, 2014
Journey to Rinjani -mukadimah-
Bisa dibilang, perjalanan ini merupakan salah tiga resolusi 2010 (ya...empat tahun yang lalu, tidak terasa) yang berhasil dilakukan (dan hanya tiga dari sepuluh, hiks). Naik gunung, menjejakkan kaki ke Senggigi, dan kabur ke Gili Trawangan. Modalnya, tekad kuat mo nge-bolang, gitu kata salah satu tim Rinjani. Padahal di dunia pendakian, saya merupakan satu-satunya anggota yang belum pernah sekalipun menjejakkan kaki ke salah satu puncak gunung di Indonesia ini, sedangkan yang lainnya, hhmm..jangan ditanya, jam terbangnya cukup tinggi. Dan alhamdulillah, dengan latihan jalan pagi selama dua minggu sebelum hari H, akhirnya tenaga ini cukup untuk mendaki gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia ini.
Labels:
Travelling
Subscribe to:
Post Comments (Atom)




No comments:
Post a Comment